Google


...Hadiri Kopdar rutin TRAVIC setiap Jum'at,mulai jam 19.00 di Taman Suropati,Menteng Jakarta Pusat...&....Latihan Futsal Setiap Rabu mulai Jam 19.30-21.00 di Taman Menteng,Jakarta Pusat.....be there...be the real TRAVICERS....

Selamat datang di TRAVIC,Anda pengunjung ke-blog counter

Untuk tampilan terbaik gunakan Mozilla Firefox


Monday, September 24, 2007
Setingan Puasa

Puasa begini, kegiatan di atas motor tetap jalan. Nggak perlu cengeng jadi cepat capek karena banyak di jalan saat puasa. Sayang, kan! Karena sekecil apapun yang dilakukan dengan ikhlas di bulan Ramadhan hitungannya pahala. Jadi, kudu menyiapkan motor tetap fit. Tujuannya, supaya badan nggak gampang lelah waktu ngegas kuda besi. Terlebih di siang hari bolong. Puihhhhh!

Di sini dibutuhkan kejelian pengendara akan motor tunggangnya. Segera dilacak bagian yang berisiko bikin badan cepat pegal dan lelah. Lanjut poin yang mesti diperhatikan. “Intinya kondisi motor mesti dikembalikan ke standar. Minimal diset seenak mungkin buat badan,” kata Freddyanto Basuki, Technical and Service Manager, PT Kawasaki Motor Indonesia.

SET ULANG REM
Kalau nggak beres, part atau komponen pengereman bisa merugikan kondisi badan saat puasa begini. Energi banyak keluar lantaran ada problem atau ada yang tidak sesuai setingan si pengendara. Apalagi perjalanan dari rumah ke sekolah atau ke tempat bertugas lebih dari 25 km sehari. Seandainya 25 kali melakukan pengereman berarti pergi-pulang 50 kali tuh.

Umumnya peranti ciet bermasalah saat rem depan atau belakang mesti dibejek dalam. Berarti tenaga yang dikeluarkan jadi lebih banyak. Siasat jitu yang mesti diaplikasi set ulang rem. Terutama bagian belakang diatur ulang sesuai keinginan.

Kejadian lebih parah saat handel rem depan kayak nendang balik alias bagel. Berarti ada kemungkinan cakram yang sudah enggak presisi atau ada problem di master rem.

HINDARI BAN BOTAK
Ban sudah mendekati habis jadwal penggunaan, juga bikin susah badan. Apalagi melewati jalan raya yang ada jalur putih. Pasti motor goyang Inul. Geol kanan-kiri yang memaksa mesti menahan motor supaya tetap seimbang. Di sini energi akan tersedot. Sebenarnya sih enggak perlu sampai kayak gitu, Bro!

GANTI POSISI SETANG
Pakai setang kompetisi seperti kuda pacu di lintasan drag bike atau road race.Puasa begini pasti bikin dongkol. Nah, batang kemudi merunduk itu baiknya diganti. Balikin ke standar supaya tahan dipakai jarak lumayan jauh. Terlebih untuk motor yang tingkat aktivitas setiap harinya tinggi.

Sumber : Tabloid Motor Plus

Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Monday, September 24, 2007 | Permalink | 0 comments
Pertamina - PROGRAM PASSPORT PASTI PAS

Pembeli Pertamax, Pertamax Plus dan Bio Pertamax dan Pertamax Dex dapat kesempatan mengikuti program Passport Pasti Pas. Passport Pasti Pas merupakan pemberian poin kepada pembeli ke-4 jenis bahan bakar minyak di atas.

“Tiap pembelian 1 liter dapat 1 poin. Lokasi pembeliannya di SPBU yang telah memiliki stiker Pasti Pas,” kata Hanung Budya, Deputi Direktur Niaga dan Pemasaran, PT Pertamina.

Jadi, di SPBU itu sudah ada petugas yang akan memberikan passport yang akan dicap sesuai jumlah pembelian. “Setelah poin terkumpul dalam jumlah tertentu, maka, konsumen bisa menukarkan sesuai hadiah di SPBU itu,” jelas Hanung lagi.

Program ini berlangsung mulai 10 September sampai 5 Oktober 2007 di wilayah Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Denpasar.

Sumber : Tabloid Motor Plus

Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Monday, September 24, 2007 | Permalink | 0 comments
Wednesday, September 19, 2007
Jalan Sudirman Tutup : Tgl 22 September 2007
Informasi dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Daerah Khsus Ibukota Jakarta ( BPLHD Prov DKI Jakarta )

Isi Pemberitahuan

Dalam rangka pelaksanaan Perda No. 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara Khsususnya penerapan Pasal 27 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), dengan ini diberitahukan :

* Bahwa pada tanggal 22 September 2007 mulai pukul 06.00 WIB sd pukul 19.00 WIB sepanjang jalan Sudirman mulai Patung Pemuda sampai dengan jalan Thamrin (Patung Arjuna) tertutup bagi kendaraan pribadi dan kendaraan umum lainnya, kecuali untuk kendaraan Busway dan Kendaraan Umum dengan rute tetap.

* Selama penutupan jalan Sudirman - jalan Thamrin tersebut , akan diisi dengan pengukuran kualitas udara, perlombaan-perlomba an dan bazaar/pameran yang bernuansa Lingkungan Hidup khususnya yang berkaitan dengan pengendalian dan perbaikan kualitas udara.


* Pusat kegiatan/acara puncak berada di Bundaran HI dan akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta.




Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Wednesday, September 19, 2007 | Permalink | 0 comments
Tuesday, September 18, 2007
Mudik Bareng Yamaha

Dear TRAVICERS,

Bagi TRAVICERS yang motornya Yamaha,di informasikan bahwa YAMAHA akan mengadakan Mudik Bareng 2007 yang akan dilaksanakan pada:

Hari / Tanggal : Kamis, 11 Oktober 2007
Keberangkatan : Kantor Pusat PT. YMKI (Pabrik Pulo gadung)
Waktu : Jam 06.00 pagi

Pendaftarannya dibuka mulai tgl. 24 September - 5 Oktober 2007 di Dealer-Dealer Resmi Yamaha.
(nama dan telp. dealer terlampir di bawah).

Adapun persyaratan untuk daftar mudik sbb:
1. Uang pendaftaran Rp. 20.000,- per orang (kalo tandem Rp. 40.000,-)
2. Fotocopy KTP / SIM (untuk asuransi jiwa).
3. Fotocopy STNK.

Peserta mendapatkan sbb:
1. Uang bensin Rp. 25.000,- (cash)
2. Jaminan asuransi Jiwa.
3. 1 pcs Jaket.
4. 1 set Sarung Tangan.
5. 1 pcs Bendera dan Stiker Mudik.
6. 1 botol Oli Yamalube dan 1 pcs Busi (diberikan di Pos Jaga).
7. Kupon Doorprize yang diundi di Pos Jaga.

Dan seluruh rombongan (semua rute) akan mendapat pengawalan dari kepolisian sampai dengan
lokasi Yamaha Pos Jaga Lebaran.
Jika ada pertanyaan, silakan hubungi Bpk. Defin / Irfan di 021-4215888 (Divisi. Promosi).



Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Tuesday, September 18, 2007 | Permalink | 8 comments
Sein Lampu LED - Ganti Flaser Khusus



Lampu LED khusus motor sudah banyak dijual di toko variasi. Juga banyak pilihan kelir ditawarkan (gbr. 1). Di soal daya pancar, ada yang biasa juga ada yanvg diklaim berkualitas high power.

Bohlam LED bentuknya sama dengan lampu cabe spidometer dan bohlam sein. “Tapi, kalau dipasang di sein, tidak mau kedip,” ujar Wira, spesialis penjual lampu LED dan indiglo dari Jl. Raya Pondok Gede, No. 14, Bekasi.
Flaser sein standar tidak mau bekerja sehingga tidak mau diajak berkedip. Masalahnya LED hanya punya kapasitas 1 watt, sedang lampu standar 10 watt. Nah, kalau ingin menggunakan LED di sein, maka flaser standar harus diganti pakai produk variasi yang dapat membaca bohlam LED.

Wira sudah mempersiapkan flaser pengganti untuk semua jenis motor jika menggunakan bohlam LED. Harga bisa ditebus Rp 25 ribu, sedang untuk LED yang high powerdibanderol Rp 35 ribu.

Pemasangan bisa langsung ditempel atau diikat cabel tie. “Flaser ini punya tiga kabel,” ujar Wira, punggawa toko SACH. Pertama, kabel hitam, kedua kabel abu-abu, dan yang ketiga kabel massa (gbr. 2).

Flaser khusus LED ini bukan cuma tersedia di toko Wira. Johanes Hanafi, pemilik toko X-16 juga ketahuan. Bukan ketahuan pacaran lagi seperti lagunya Matta. Melainkan ketahuan menyediakan flaser khusus buat lampu LED.

“Flaser ini bunyi kalau sein berkedip (gbr. 3),” beber Jo sapaan mesra Johanes dari tokonya di Pasar Mobil Kemayoran, Blok X, No. 16, Jakarta Pusat. Bentuk sama dengan flaser standar. Bisa ditebus Rp 25 ribu dan sudah langsung colok.

Ow, kamu ketahuan!

Sumber : Tabloid Motor Plus

Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Tuesday, September 18, 2007 | Permalink | 0 comments
Ganti Pelek SW ke CW - Mau Tetap Nyaman?



Lihat deh data penjualan motor pelek palang atau Cast Wheel (CW) di 2007 ini. Meningkat hebat hingga 70% (edisi 443). Juga makin ramainya motor harian berpelek Spoke Wheel (SW) alias jari-jari yang beralih ke pelek palang.

Tidak dipungkiri kalau wabah ini akan terus berlanjut. Terlebih ada beberapa keuntungan didapat setelah ganti pelek SW ke CW. Selain gaul, pelek palang juga dapat predikat paling gampang dicuci. Pula jauh lebih stabil di trek datar.

Cuma yang jadi masalah, kondisi jalan di Indonesia umumnya masih banyak jalur kribo enggak karuan. Sering dilalui, kemungkinan besar pelek atau komponen pendukung gampang rusak. Apalagi pelek CW kurang lentur dibanding SW. Tinggal lihat mana deh yang paling tahan.

Tapi, jangan salah. Ketika konversi minyak tanah ke bahan bakar gas (BBG). Eh, salah beneran tuh! Maksudnya konversi dari pelek jari-jari ke pelek palang bisa aja bikin motor tetap nyaman. Meski jalur yang dilalui setiap harinya, 40% rusak. Contoh, pemilihan merek dan material pelek CW yang akan dipakai.

Usahakan beli pelek CW merek terkenal dan punya standar mutu DOT (Department of Transportation) atau minimal standar pabrik (gbr. 1). “Sebab selain materialnya lebih kuat, ringan dan tahan benturan. Secara kasat mata memiliki kelenturan. Makanya jarang ada yang patah ketika kena benturan,” urai Ardy Bridjal Hanafy alias Mas Boy mekanik Boy Motor Sport di Perum. Sukatani, Bekasi Timur.

Namun bagi pemilik motor yang adopsi pelek CW kualitas nomor 2 dan 3 pun tak perlu khawatir. Biar motor tetap nyaman dipakai harian dan tidak takut patah, ada beberapa komponen pendukung mesti sedikit diseting ulang. Tujuannya agar keleturan kaki-kaki tetap terjaga.

Paling sering dilakukan mekanik adalah mengurangi volume oli sok depan. Atau bisa juga ganti kekentalan oli sok dengan yang lebih encer. Selain itu, mengakali ubahan pada lubang suling sok dan pegas (gbr. 2). Sementara untuk suspensi belakang, keras dan empuknya per tinggal dipilih lewat ring pengatur yang biasanya ada di bawah pegas.

Jika teknik ini enggan dilakukan, cara lainnya bisa lewat memanfaatkan ukuran tekanan angin pada ban depan dan belakang yang dipakai saat itu (gbr. 3). Misal pakai profil ban standar yang bentuknya masih bulat. Tekanan angin yang biasanya 30 psi, coba diturunkan jadi 27 psi.

“Tapi, kalau profil tapak bannya lebar, tekanan angin 28 psi juga sudah cukup. Sebab ban profil tapak lebar lebih empuk dibanding ban standar,” timpal Hardy Kampret mekanik Champ’s 49 di Jl. H. Kamang, Pondok Labu, Jakarta Selatan yang juga memperkuat tim Yamaha Petronas FDR Star Motor.

Begitu!

Sumber : Tabloid Motor Plus

Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Tuesday, September 18, 2007 | Permalink | 0 comments
Fenomena Turun Harga Motor Baru Murah

Menarik disimak peluncuran tipe terbaru dari Honda. Selain dilaunching dua kali dalam waktu berdekatan. Pertama, Honda Fit-X di sebuah cafe di Jakarta Selatan, 24 Agustus. Lalu Supra X 125 karbu dan Supra X 125 PGM-FI di Bandung, Sabtu, 9 September kemarin

Peluncuran motor tipe baru umumnya digunakan pabrikan untuk menaikkan harga. Dalihnya, memberikan fitur dan model terkini. Maka, kenaikan harga yang dikenakan pun dirasa wajar.

Nampaknya, tingkat persaingan yang makin tajam membuat produsen harus memberikan yang terbaik. Kualitas, fitur dan desain harga terjangkau. Value for money.

Memang memasuki kuartal kedua, penjualan cenderung membaik. Namun tidak cukup untuk menaikkan penjualan. Menurut Johanes Loman, direktur marketing PT Astra Honda Motor (AHM), pada September-Oktober ini diperkirakan permintaan motor akan naik. Terutama menjelang lebaran. Namun, kecenderungan akan kembali turun pada Desember dan memasuki Natal dan tahun baru. Jadi, sekarang waktu yang tepat untuk beli motor baru.

Langkah yang ditempuh yakni mengeluarkan produk terbaru. Namun, itu saja tidak cukup. Karenanya, pihak Honda memberikan semacam ‘diskon’ harga.

Honda Fit-X menggantikan Fit-S. Dengan beberapa penambahan. Paling kentara di bagian depan, ram cakram. Namun harga yang ditawarkan yakni Rp 10,5 juta. Beda Rp 200 ribu dibanding versi lama.

Kemudian, New Supra X 125 dan New Supra X 125 PGM-FI yang diluncurkan lewat perayaan heboh di Bandung Supermal (BSM). New Supra X 125 (pelek jari-jari) dipasangin harga Rp 13,6 juta atau Rp 500 ribu lebih murah dari versi sebelumnya.

Sementara yang pelek palang, Rp 14,6 juta (lebih murah Rp 800 ribu) Bahkan, versi injeksi yang cuma hadir dalam pilihan pelek palang, kini bisa ditebus Rp 15,7 juta atau lebih murah Rp 1 juta dari sebelumnya. yakni Rp 16,7 juta (otr Jakarta).

Johanes Loman dalam peluncuran Honda Fit-X di Jakarta dan Supra series di Bandung mengatakan harga baru ini tidak mengurangi kualitas produk. “Malah, kami menambah beberapa fitur yang ada,” jelas pria ramah ini.

Ia juga mengatakan, penurunan harga ini karena efisiensi dan penyehatan stok di pasar. Sebelum ini, jumlah stok yang ada di pasar sebanyak 300 ribu unit. “Kami kurangi menjadi 200 ribu unit. Jika 1 unit saja seharga Rp 10 juta, kami sudah mengefisienkan dana sebesar Rp 1 trilyun,” ungkapnya.

Salah seorang dealer Honda di bilangan Jakarta Barat sangat yakin akan langkah yang ditempuh PT AHM. “Kalau memang kebijakannya seperti itu, Saya yakin, motor itu akan ‘jalan’. Karena harga yang ditawarkan sama dengan berbagai penambahan fitur keren,” jelas seorang pemilik dealer yang enggan namanya disebut.

PELOPOR BEBEK INJEKSI
Penghunjung 2005 lalu, tanpa gembor-gembor PT Astra Honda Motor (AHM) melempar bebek berteknologi canggih. Namanya tentu semua masih ingat. Kalau Em-Plus sih kasih julukan Honda Susi alias Supra Injeksi.

Setelah lama nggak ada kabar, kini nongol lagi Honda Susi dengan embel-embel New alias baru. Dibilang baru karena ikut dihadirkan beberapa fitur baru. Di antaranya, lampu depan yang sudah dilengkapi visor. Juga sistem pencahayaan multi reflektor dengan bohlam ganda. Selain lebih terang, juga membuat bidang penerangan jadi lebih luas.

Sein depan didesain menyatu bareng lampu senja. Panel instrumen eletronik ikut dirancang moderen dan komplet. Juga bagasi ekstra luas yang punya daya muat 5,3 liter.

HADIR DALAM 12 PILIHAN WARNA
Honda Susi disodorkan dalam tiga kelir pilihan. Galaxy brown, cosmo black dan techno red. Juga 5 kelir pilihan untuk tipe karburator pelek CW. Power black, thunder blue, blaze red, racing white dan speed yellow. Sisanya, 4 kelir untuk versi karbu yang masih pakai pelek jari-jari. Adalah, platinum silver, royal white, laser red dan active yellow.

SKUBEK TETAP
Fenomena yang terjadi di bebek tidak berimbas pada skubek. Misalnya banderol Suzuki Skywave dan Mio Soul yang tetap lebih mahal dibanding varian sebelumnya

“Beda antara Spin 125 dengan Skywave. Kenaikan harga sekitar Rp 2 jutaan. Skywave dijual Rp 13,5 juta. Tapi fitur dan desain yang kami berikan bagus. Terbukti ketika Saya ke beberapa daerah, tingkat penerimaan konsumen cukup bagus,” pasti Wibisono, GM Marketing Roda Dua PT Indomobil Niaga International (IMNI).

Namun menurut Wibi, panggilan akrabnya, harga Skywave dengan kapasitas 125 cc dirasa masih wajar. Kenaikan harga juga terjadi pada Yamaha Mio Soul yang dijual Rp 12,5 juta. Atau lebih mahal sekitar Rp 900 ribuan dibanding versi terdahulu.

Sumber : Tabloid Motor Plus

Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Tuesday, September 18, 2007 | Permalink | 0 comments
Wednesday, September 12, 2007
Marhaban Yaa Ramadhan - Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1428 H
Marhaban Ya Ramadhan....Selamat datang bulan suci Ramadhan.

Kadang mata salah melihat, mulut salah berucap, hati salah menduga.....

Maafkan segala kekhilafan yang pasti ada....


===== Mohon Maaf Lahir dan Bathin ======

Taqobalallohu minna wa minkum


Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Semoga Kita diberikan Kekuatan untuk

Menjalankan Ibadah Puasa dengan Optimal

Bagi yang mungkin lupa Niat dan Do'a Berpuasa,tidak ada salahnya kembali mengingatkan

Do'a Niat Puasa :
nawaitu shauma godhin 'an adaai fardli syahri ramadlaani haadzihis sanati lillahi ta'aalaa

Do'a Buka Puasa :
ternyata ada 2 macam
(1) allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'alaa rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrohimin
(2) dzahabazh zhaama-u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Moderator,
Arya Pranata - TR 016

Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Wednesday, September 12, 2007 | Permalink | 0 comments
Tuesday, September 11, 2007
Deteksi Awam Komponen Palsu

Adriansyah mekanik juga tunner balap dan Hasan Basri mekanik bengkel umum, ketepu komponen aspal alias asli tapi palsu. Asli karena punya kesamaan secara fisik. Tapi, pas dipelototin, taunya uslap yang kalau dibalik jadi palsu. Padahal, kedua mekanik itu udah karatan bongkar-pasang komponen mesin.

Berarti konsumen umum dan awam kudu waspada! Jangan sampai terjebak tampilan awal. Artinya, mesti sadar kalau spare-parts palsu bisa aja ada di depan mata. “Paling banyak yang fast moving. Harga pun sama,” beber Yongi Setiadi alias Om Yong dari Yong’s Motor, Kenari, Bandung.

Supaya nggak kejebak, wajibtahu sama bentuk dan ukuran komponen orisinal. Tentunya dibandingkan dengan komponen orisinal dari pabrikan motor. Bisa juga komponen yang dikeluarkan dari produsen yang bikin genuine part. Mereknya FSCM buat rantai dan Sunstar untuk gir depan-belakang.

Biar nggak kejeblos, baca terus nih tulisan!

BUNGKUS DAN TULISAN
Perhatikan merek yang nyerempet barang asli. Misalnya, KLIK - Detailgir asli Sunstar jadi Sumstar. Pokoknya cuma sepintas sama. “Biasanya kalau barang genuine, dilengkapi barcode atau stiker hologram,” bilang Kardi, juragan Kardi Mulia Motor di Kp. Utan, Ciputat, Tangerang.

Meskipun barcode atau hologram itu bisa saja ditiru, tapi masih bisa dibedakan lagi. Biasanya, hologram yang asli punya daya kilap lebih terang ketimbang hologram di part palsu.

RING COPOT DAN LEBIH TERANG
Busi juga termasuk salah satu barang fast moving dan laku. Makanya, part ini sering juga dipalsukan. Sedikit tips membedakan busi palsu dan asli. Nih! Ring sparkplug yang palsu, akan copot kalau posisinya dibalik (elektroda busi menghadap ke bawah). Perlahan digoyang, ring akan jatuh.

Ciri selanjutnya permukaan derat lebih terang atau kinclong untuk busi palsu. Itu karena proses celupan. Biasa dilakukan dari busi asli yang bekas agar terlihat baru.

DIPUTAR OLENG
Rantai serta gir-depan palsu ada cirinya. Seandainya dipasang, roda belakang diputar, gerak putarannya nggak sempurna. Rantai palsu, cenderung kendur lewat dari batas toleransi. Kalau gir, bisa lihat dari belakang waktu ban diputar. Gerakannya, seperti goyang.

LEBIH TEBAL DAN BEDA WARNA
Ini buat kampas rem teromol dan rem cakram. Yang asli punya warna kecokelatan, tapi yang palsu agak hitam. Terus, brake shoe palsu bisa dibandingkan melalui ketebalan kampas.

Bisa saja, komponen yang palsu lebih tebal dibanding asli. “Setelah dibandingkan, selisihnya 3 hingga 5 mm,” beber Hasan yang bermarkas di Kelapa Dua Raya, Jakarta Barat. Seperti dibilang di atas, doi kecele beli part palsu.

Perbedaan kedua di kampas rem teromol. Permukaan kampas orisinal, memiliki garis seperti ketupat. Sedang yang palsu, punya permukaan kampas vertikal.

LAPISAN TIPIS
Laher atau bearing juga termasuk part yang dipalsukan! “Pernah beberapa kali menemukan, laher palsu punya ciri besi lapisan luar terlihat lebih tipis,” bilang Kardi.

Mungkin, tidak terlepas dari proses pembaruan laher. Maksudnya, lapisan luar itu dipoles lagi agar terlihat seperti baru. “Ciri lainnya, bisa dilihat lewat kode tulisan di bearing,” tambahnya. Bearing asli, punya tulisan yang lebih terang dan nyata terlihat. Sedang laher palsu, terlihat agak kabur dan gelap.

PART KW
Selain barang asli dan aspal, ada juga barang KW alias kwalitas nomor dua dan seterusnya. Nah, produk ini bukan aspal. Tapi, lebih tepat disebut produk aftermarket. Itu karena biasanya punya merek atau kemasan berbeda.

“Hanya saja, usia pakainya berbeda dengan produk asli. Misal, jika produk asli bisa bertahan hingga satu tahun, maka produk KW belum tentu sama,” bilang Kardi.

Bisa dimaklumi. Itu karena produk KW, biasa dijual dengan harga lebih murah.

TANGGUNG JAWAB PABRIKAN
Beredarnya komponen palsu, tentu bukan hanya merugikan pabrikan motor. Tapi, konsumen pemilik motor juga merasakan dampak langsung. Misal, motor jadi rusak karena pakai komponen aspal. Lalu, gimana tanggung jawab pabrikan?

“Kami selalu mensosialisasikan dan menyarankan produk genuine kepada dealer dan konsumen,” ujar Dionisius Betty, Vice President, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Begitunya, konsumen bisa tercegah dari pemakaian produk palsu.

Orang nomor dua di PT YMKI ini juga menegaskan, bahwa Yamaha terus memantau peredaran spare-part di pasaran. Namun jika ada konsumen yang terjebak memakai komponen palsu, itu bisa diadukan melalui call center atau pihak berwajib.

Nantinya, konsumen dapat hak memperbaiki motor miliknya jika ada kerusakan akibat part palsu itu. “Bahkan jika kedapatan bengkel resmi yang menjual produk palsu, izin operasional bengkelnya dicabut,” tegas pria ramah ini.

Sumber : Tabloid Motor Plus

Labels:


Baca selengkapnya!  
posted by TRAVIC at Tuesday, September 11, 2007 | Permalink | 0 comments